Setelah melapor di Pos Lapor I dengan mengikuti jalan aspal akan membawa kita sampai di Pos Lapor II dari sini menuju Hutan Damar tidak jauh sekitar lima menit. Di pos lapor II ini kita bisa isi persediaan air minum sebelum memulai pendakian. Dari hutan Damar ini pendakian dimulai, jalan setapaknya menanjak tidak begitu curam keluar dari hutan damar akan bertemu dengan perladangan penduduk. Dan setelah itu baru memasuki hutan. Keadaan jalan setapak sangat jelas, dan tidak begitu menanjak hingga sampai di Pos II. Jarak tempuh normal dari Hutan Damar hingga ke Pos II sekitar 50 menit. Hutan Damar ini berada pada posisi 6º 44” 31.4’ LS dan 106º 45” 24.2’ BT dengan ketinggian 823m dpl
Di sumber air ini ada tanah datar yang bisa dipakai untuk mendirikan satu tenda, dari sini jalan setapak da bercabang kiri, kanan dan lurus. Ambil jalan yang mendaki lurus, memang kondisi jalan setapaknya mengecil dan basah. Tidak ada yang terlalu istimewa kondisi jalan setapak yang cukup jelas dipenuhi oleh akar pohon. Jarak dari sumber air ke Pos III memakan waktu kurang lebih 2 jam. Sumber air berada pada posisi 6º 43” 44.7’LS dan 106º 44” 45.9’BT dengan ketinggian 1329m mdpl
Pos VI berada pada tikungan kekanan dari jalan setapak. Pos ini juga tidak besar dan tidak ada yang istimewa pada pos ini. Posisi geografis pos ini berada pada 6º 43” 12.3’LS dan 106º 44” 13.1’BT. Dengan ketinggian 2016 m dari permukaan laut. Pos VI ini merupakan pos yang terakhir sebelum mencapai puncak. Keadaan jalan setapak kenuju puncak kecil dan jelas dengan akar pohon yang masih banyak terlihat di jalan setapaknya.
Dari Pos ini menuju puncak memakan waktu kurang lebih 2 jam. Jalur dari Cimelati ini akan muncul didekat seberang dari jalur pendakian dari Cidahu. Jalan setapak dari jalur Cimelati ini berakir di dekat pondok yang ada di puncak Salak I. (www.highcamp.info)



























